Monday, March 17, 2014

Cara Bermain Minesweeper Yang Baik dan Benar

Mungkin sebagian dari kalian bingung bahkan tidak tahu bagaimana cara bermain minesweeper. Yang diketahui cuma asal-asal klik sambil berharap agar tidak kepencet bom. hehehe :p
Bermain minesweeper tentu saja ada caranya. Cara mainnya dijelaskan di game minesweeper tersebut. Cara mainnya bisa dilihat dengan cara :

1. Buka program minesweeper
2. Klik help
3. Pilih View help (F1)
4. Baca

Masih bingung gimana cara maennya?
Ini aku jelasin.

Tujuan akhir dari game minesweeper adalah mengklik semua kotak yang bukan bom.
Langkah-langkahnya adalah:
1. Klik dulu 1 kotak asal supaya muncul angka-angka
2. Lihat susunan angka-angka tersebut.
ANGKA TERSEBUT MENUNJUKKAN JUMLAH BOM YANG ADA DI SEKITARNYA, 8 KOTAK (Inilah kunci bermain minesweeper)
Penjelasannya

X = Kotak kosong ( Belum diklik )
O= Kotak yang gak ada angkanya maupun bomnya


XXX

111

OO1


Ini berarti di sekitar angka 1 ada 1 bom tapi belum diketahui di mana tempat bomnya.( mesti liat angka lain dulu)

Ini contoh yang sudah pasti bom

X1O

11O

OOO


Dari gambar di atas, bisa dipastikan kalau X adalah bom karena hanya ada 1 X di sekitar angka 1

X2O

X3O

X2O


Dari gambar di atas, bisa dipastikan kalau ketiga X adalah bom karena di sekitar angka 3 ada 3 X

Begitulah singkatnya. Kalo sudah pasti itu bom, langsung kasih tanda dengan cara klik kanan pada mouse ( Ntar muncul gambar seperti bendera yang menandakan itu adalah bom)

Btw, ini gambar minesweeper saya yg sudah menang B) :
















Good Luck...

Energi Terbarukan

Secara sederhana, energi terbarukan didefinisikan sebagai energi yang dapat diperoleh ulang (terbarukan) seperti sinar matahari dan angin. Sumber energi terbarukan adalah sumber energi ramah lingkungan yang tidak mencemari lingkungan dan tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim dan pemanasan global seperti pada sumber-sumber tradisional  lain. Ini adalah alasan utama mengapa energi terbarukan sangat terkait dengan masalah lingkungan dan ekologi di mata banyak orang.

Banyak orang biasanya menunjuk energi terbarukan sebagai antitesis untuk bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil memiliki tradisi penggunaan yang panjang, sementara sektor energi terbarukan baru saja mulai berkembang dan ini adalah alasan utama mengapa energi terbarukan masih sulit bersaing dengan bahan bakar fosil. 

Energi terbarukan masih perlu meningkatkan daya saing, karena sumber energi yang terbarukan masih membutuhkan subsidi untuk tetap kompetitif dengan bahan bakar fosil dalam hal biaya (meskipun harus juga disebutkan bahwa perkembangan teknologi pada energi terbarukan terus menurunkan harganya dan hanya masalah waktu  energi terbarukan akan memiliki harga yang kompetiti tanpa subsidi dibandingkan bahan bakar tradisional.)

Selain dalam hal biaya, energi terbarukan juga perlu meningkatkan efisiensinya. Sebagai contoh, panel surya rata-rata memiliki efisiensi sekitar 15% yang berarti banyak energi akan terbuang dan ditransfer menjadi panas, bukan menjadi bentuk lain energi yang bermanfaat untuk digunakan. Namun, ada banyak penelitian yang sedang berlangsung dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi teknologi energi terbarukan, beberapa darinya benar-benar menjanjikan, meskipun kita belum melihat solusi energi terbarukan yang sangat efisien dan bernilai komersial tinggi.

Sektor energi terbarukan bisa memutuskan untuk "wait and see" karena bahan bakar fosil pada akhirnya akan habis dan energi terbarukan kemudian akan menjadi alternatif terbaik guna memuaskan rasa dahaga dunia akan energi. Tapi ini akan menjadi strategi yang buruk karena dua alasan: keamanan energi dan perubahan iklim.

Sebelum bahan bakar fosil habis, sektor energi terbarukan harus dikembangkan untuk cukup menggantikan batubara, minyak bumi, dan gas alam dan ini hanya dapat dilakukan jika kemajuan teknologi energi terbarukan berlanjut di tahun-tahun mendatang. Kegagalan pengembangkan teknologi energi terbarukan akan membahayakan keamanan energi masa depan kita, dan ini harus dihindari oleh dunia.

Energi terbarukan sering dianggap sebagai cara terbaik untuk mengatasi pemanasan global dan perubahan iklim. Energi terbarukan akan mengurangi penggunakan bahan bakar fosil yang terus kita bakar, mengurangi pembakaran bahan bakar fosil berarti juga mengurangi emisi karbon dioksida dan memberikan dampak perubahan iklim yang lebih rendah.

Sebenarnya ada banyak alasan untuk memilih energi terbarukan dibandingkan bahan bakar fosil, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa energi terbarukan masih belum siap untuk sepenuhnya menggantikan bahan bakar fosil. Di tahun-tahun mendatang hal itu pasti terjadi, tetapi tidak untuk sekarang. Hal yang paling penting untuk dilakukan sekarang adalah mengembangkan teknologi yang berbeda bagi energi terbarukan guna memastikan bahwa saat datangnya hari dimana bahan bakar fosil habis, dunia tidak perlu khawatir dan energi terbarukan sudah siap untuk menggantikannya.

Sumber utama energi terbarukan adalah :
      • Energi panas bumi
      • Energi surya
      • Tenaga Angin
      • Tenaga air
      • Biomassa, terdiri atas : Bahan bakar bio cair, Biomassa padat, dan Biogas

Salah satu kekurangan yang cukup signifikan adalah ketersediaan energi terbarukan di alam; beberapa dari mereka hanya ada sesekali dan tidak setiap saat (intermittent). Misal cahaya matahari yang hanya tersedia ketika siang hari, energi angin yang kekuatannya bervariasi setiap saat, energi air yang tak bisa dimanfaatkan ketika sungai kering, biomassa memiliki masalah yang sama dengan yang dihadapi dunia pertanian (misal iklim, hama), dan lain-lain. Sedangkan energi panas bumi bisa tersedia sepanjang waktu.